Beranda / Telaah / Catatan Al azhar: Penemuan Kembali Kepulauan Sastra Melayu
al azhar

Catatan Al azhar: Penemuan Kembali Kepulauan Sastra Melayu

Memang ada juga beberapa karya yang mirip roman Panji, berlatar timur tengah, seperti Hikayat Golam dan Syair Raja Damsyik. Tetapi keduanya adalah reproduksi: Hikayat Golam diterjemahkan dari bahasa Arab (sebagaimana diterangkan Raja Ali Haji dalam sepucuk suratnya kepada Von de Wall), dan Syair Raja Damsyik adalah alih-bentuk (dari Hikayat Damsyik yang prosaik) oleh Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda. Bila dibandingkan, maka kita segera sadar bahwa Syair Raja Damsyik hanya ‘meminjam’ plot, latar tempat, dan nama-nama tokohnya saja. Sedangkan budaya yang melatari kisahnya adalah keseharian Melayu di kepulauan ini; sebuah contoh dari apa yang dapat disebut reproduksi kreatif.

Bagikan

Lihat Juga

HUTAN TANAH: Kedaulatan Marwah dan Tata Kelola Ruang Masyarakat Melayu Riau

Oleh Syaiful Anuar “Hutan Tanah” adalah frasa yang lahir dari rahim tradisi, kemudian mengkristal menjadi ...