Beranda / Telaah / MUKHLIS PAENI: TENAS EFFENDY, “PENUTUR MADAH SEPANJANG ZAMAN“

MUKHLIS PAENI: TENAS EFFENDY, “PENUTUR MADAH SEPANJANG ZAMAN“

Bagikan

Kedua, dalam dimensi sejarah yang sumber-sumbernya berasal dari abad ke-16. Dalam naskah lontara Gowa yang disebut Lontara Bilang, catatan harian raja-raja Gowa, disebutkan bahwa pada masa kekuasaan Raja Gowa X (I Manriwagau DaEng Bonto Karaeng Lakiung Tunipallangga; 1546 – 1565), 35 tahun setelah jatuhnya Melaka tahun 1511, datanglah serombongan orang Melayu yang diketuai oleh Nakhoda Bonang, menghadap Raja Gowa untuk meminta tempat, dan agar mereka diberi izin untuk tinggal dan menetap di Gowa (Makassar).

Ketika Raja Gowa bertanya siapakah yang engkau maksud dengan kaummu, orang-orang Melayu yang engkau mintakan tempat itu? Nakhoda Bonang menjawab bahwa yang ia maksud dengan kaumnya (orang-orang Melayu itu) adalah semua mereka yang memakai sarung, yakni orang yang berasal dari Pahang, Johor, Campa, Patani dan Minangkabau. Nakhoda Bonang mempersembahkan hadiah berupa: sepucuk kamaleti (bedil), 80 junjungan belo, sekayu sekelat (sejenis kain), sekayu beludru, dan setengah kodi cindai.

Lihat Juga

Catatan Al azhar: Kedaulatan Adat di Negeri ‘Padang Perburuan’

Bagikan  Catatan ini disampaikan sebagai pengantar dalam pembukaan acara “Dialog Virtual Kedaulatan Adat Melayu di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!