Beranda / Telaah / MUKHLIS PAENI: TENAS EFFENDY, “PENUTUR MADAH SEPANJANG ZAMAN“

MUKHLIS PAENI: TENAS EFFENDY, “PENUTUR MADAH SEPANJANG ZAMAN“

Bagikan

Dalam penceritaan legenda/epos Bugis I La Galigo yang berjumlah 12 jilid ditemukan berbagai kata Melayu. Jika sebuah pesta besar diadakan dan dihadiri oleh raja-raja serta para bangsawan, tamu yang sangat terhormat itu duduk berhadap-hadapan di atas appe Malayu (tikar Melayu). Mereka juga saling memberi hadiah berupa cenderamata yang dikemas dalam sebuah bakul/peti yang disebut bodo Malayu atau bodo Malaka. isinya adalah tennung Malayu (kain tenunan Melayu), juga lipa Malayu (kain sarung Melayu).

Hampir semua pesta besar dan acara-acara agung disemarakkan dengan persembahan sere Malayu (tari Melayu) yang diiringi oleh sara Malayu (musik Melayu). Selain itu, orang-orang Bugis-Makassar pun sangat menghargai danggang Malayu (saudagar/pedagang Melayu), karena dari merekalah orang-orang Bugis memperoleh barang-barang berharga itu.

Lihat Juga

Catatan Al azhar: Kedaulatan Adat di Negeri ‘Padang Perburuan’

Bagikan  Catatan ini disampaikan sebagai pengantar dalam pembukaan acara “Dialog Virtual Kedaulatan Adat Melayu di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!