Pauh

Irvingia malayana Oliv. Jenis tanaman mangga yang tumbuh liar di dalam hutan dan juga ditanam di halaman rumah dan dusun-dusun di alam Melayu. Buahnya kecil-kecil berserat dan masam rasanya. Pohonnya dapat tumbuh besar dengan ketinggian mencapai 30 meter, bahkan lebih tinggi dari pepohonan di sekitarnya. Pauh, terutama pohonnya, sering dijadikan rujukan dalam pantun, seperti:

Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Walau jauh beribu batu
Hilang di mata di hati jangan

Bunga dan Buah Pauh

Juga dalam pantun Onduo berikut:

Nak guguo-guguolah nangko
[Bila gugur-gugurlah nagka] Batang pauh ditimpo jangan
[Batang pauh ditimpa jangan] Kalau nak tiduo-tiduolah mato
[Bila mau tidur, tidurlah mata] Dagang jauh dikonang jangan
[Dagang yang jauh dikenang jangan]

 

Rujukan:
http://www.tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Irvingia+malayana

Lihat Juga

Marsden dan Pantun Melayu (tahun 1812)

Pengantar William Marsden (1754-1836), seorang linguis dan sejarawan Inggris, adalah ilmuwan pioneer untuk kajian Nusantara. ...

Satu komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!