Beranda / Kabar / Ambil Momen Tahun Baru Islam, Siaran LAMR-RRI Mengudara

Ambil Momen Tahun Baru Islam, Siaran LAMR-RRI Mengudara

lamriau.id-Pekanbaru, Kerja sama antara Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau dan Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru mulai diwujudkan melalui program siaran budaya yang mengudara bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Taufik Ikram Jamli, mengatakan pihaknya telah menyampaikan jadwal para pengisi siaran kepada pihak RRI Pekanbaru sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua lembaga.

“Ini merupakan bagian dari pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati. Para datuk dan tokoh Melayu akan mengisi siaran dengan berbagai tema kebudayaan,” ujar Datuk Seri Taufik.

Dalam program perdana tersebut, Datuk Taufik membahas sejarah asal-usul Melayu. Berikutnya, pada waktu yang sudah dijadwalkan Datuk Afrizal Alang akan mengangkat tema adat Melayu, Datuk Syaiful Anuar membahas karya ekspresi budaya, dan Datuk Elmustian Rahman mengulas perekonomian serta sejarah alam Melayu.

Selain itu, siaran juga akan menghadirkan Datuk Aspandiar, Datuk Jefri Al-Malay, serta Puan Murparsaulian yang membahas berbagai aspek kehidupan masyarakat Melayu, mulai dari pola hidup hingga penguatan ekonomi berbasis budaya.

Program siaran tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara LAMR Provinsi Riau dan RRI Pekanbaru yang berlangsung di Balai Adat Melayu Riau pada 5 Juni 2026 lalu.

Melalui kerja sama itu, kedua lembaga berkomitmen memperluas penyebaran informasi dan edukasi kebudayaan Melayu kepada masyarakat melalui media penyiaran publik.

Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kolaborasi tersebut. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi, menilai kerja sama itu menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah perkembangan zaman.

Menurut Helmi, RRI memiliki peran strategis sebagai media yang mampu menyosialisasikan, memperkuat, memperkaya, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.

Dengan dukungan platform digital RRI, jangkauan siaran budaya Melayu Riau tidak hanya terbatas di daerah, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat nasional hingga mancanegara.

Datuk Seri Taufik berharap kerja sama tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat pelestarian budaya Melayu sekaligus memperkenalkan khazanah adat, seni, sastra, dan kearifan lokal Riau kepada generasi muda serta masyarakat dunia.

“Dengan media yang semakin terbuka, budaya Melayu Riau dapat didengar dan dinikmati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia,” kata Datuk Seri Taufik.

Bagikan

Lihat Juga

Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut

lamriau.id-Pekanbaru, Setahun setelah berbagai elemen masyarakat Riau menyatakan kesepakatan memperjuangkan Daerah Istimewa Riau (DIR), perjuangan ...