Sedangkan Titik Puspa (Indonesia) seperti juga Zaleha Hamid (Malaysia) yang lirik dan irama lagu mereka hampir serupa, entah siapa yang dulu, menandai Tanjungpinang dengan keramahan handai-taulan. Juga, dalam lagu yang berjudul Sepekan di Tanjungpinang itu disebutkan, “Pemandangan indah/ Lautan biru membentang/ Berhiaskan pantai ombak pun sepoi/ Amboi…”
Maka wajarlah, jika violis tempatan, Daud Kadir melagukan;
Pulau Bintan alai sayang lautnya biru Pulau Penyengat alai adik jelas melintang Hatiku dendam bertambah rindu Makin diingat makin disayang
Tags Bintan Megat Raja Kecik Taufik Ikram Jamil TIJ
Lihat Juga
HUTAN TANAH: Kedaulatan Marwah dan Tata Kelola Ruang Masyarakat Melayu Riau
Oleh Syaiful Anuar “Hutan Tanah” adalah frasa yang lahir dari rahim tradisi, kemudian mengkristal menjadi ...
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau