/1/ AKHIRNYA, kawan saya Abdul Wahab, mengawali kisah ini dengan menunjukkan kenyataan bahwa pulau Bintan menjadi tempat timang- timangan Melayu klasik sampai modern. Tak puas dia hanya mengatakan bahwa dari sinilah sosok militer tangguh dengan darah sastra melimpah- ruah, seperti tertuang dalam satu wadah. Tak ...
SelengkapnyaMonthly Archives: Oktober 2019
Terubuk
(Tenualosa macrura/ Alausa macrurus-Bleker, 1852; Tenualosa toli/ Alausa toli-Valencienne, 1847). Jenis ikan tropis yang banyak ditemukan di perairan Asia (India, Malaysia, Thailand, Myanmar), di sekitar pesisir dan muara sungai. Walaupun berbeda spesies T. macrura dan T. toli sama-sama disebut sebagai terubuk di Indonesia dan ...
SelengkapnyaPenangkapan Terubuk – J. S. G. Gramberg
Pengantar penerjemah Pada tahun 1877, seorang pegawai pemerintah kolonial Hindia-Belanda bernama J. S. G. Gramberg menerbitkan tulisan berjudul “Troeboek Visscherij” (Perikanan Terubuk) di dalam dua media cetak berbahasa Belanda. Pertama, media cetak Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde (Majalah Bahasa, Tanah, dan ...
SelengkapnyaSemah Terubuk – J. S. G. Gramberg
Pengantar penerjemah Pada tahun 1877, seorang pegawai pemerintah kolonial Hindia-Belanda bernama J. S. G. Gramberg menerbitkan tulisan berjudul “Troeboek Visscherij” (Perikanan Terubuk) di dalam dua media cetak berbahasa Belanda. Pertama, media cetak Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde (Majalah Bahasa, Tanah, dan Antropologi ...
SelengkapnyaTebas tidak merusak, tebang tidak membinasakan
“Tebas tidak merusak, tebang tidak membinasakan. RImba ditebang diganti rimba, pohon ditebang diganti pohon” Makna: Memanfaatkan alam harus mempertimbangkan kelestariannya
SelengkapnyaMarsden dan Pantun Melayu (tahun 1812)
Pengantar William Marsden (1754-1836), seorang linguis dan sejarawan Inggris, adalah ilmuwan pioneer untuk kajian Nusantara. Salah satu karyanya berjudul A Grammar of the Malayan Language, diterbitkan tahun 1812 oleh The Author, London. Buku itu mulai ditulis ketika ia berkhidmat di East India Company di Sumatera ...
SelengkapnyaAnugerah Kebudayaan Kemendikbud untuk Almarhum H. Tenas Effendy
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memberi Anugerah Kebudayaan kepada budayawan alam Melayu, Alm. H. Tenas Effendy. Anugerah akan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, Kamis (10/10/2019) malam di Istora Senayan Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) ...
SelengkapnyaTENGKU NASARUDDIN SAID EFFENDY – (H. TENAS EFFENDY – 1936-2015)
Tengku Nasaruddin Said Effendy bin Tengku Said Umar Muhammad Al-Jufri adalah nama asal budayawan terkemuka alam Melayu, Haji Tenas Effendy. Beliau lahir di Kampung Tanjung Malim Kuala Panduk, Kerajaan Pelalawan, pada tanggal 9 November 1936, dan wafat di Pekanbaru pada tanggal 28 Februari 2015. Ayahandanya, ...
Selengkapnya