Beranda / Kabar / Majelis Zikir LAMR Terus Istiqamah

Majelis Zikir LAMR Terus Istiqamah

lamriau.id-Pekanbaru, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) kembali menggelar Majelis Zikir bulanan di Balairung Tenas Effendy, Rabu (22/7). Kegiatan yang telah berlangsung secara konsisten selama empat tahun ini menjadi wadah memperkuat nilai-nilai Islam sekaligus melestarikan tradisi zikir sebagai bagian dari kebudayaan Melayu.

Majelis zikir kali ini diisi dengan tausiah dan dipimpin oleh Dr. Griven H. Putera. Turut hadir Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Riau, Helmi D, Ketum MKA LAMR Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf beserta jajaran pengurus LAMR dan Perwakilan Forkompinda.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan bahwa majelis zikir merupakan agenda rutin yang terus dijaga keberlangsungannya sebagai bentuk ikhtiar.

“Majelis zikir ini telah kami laksanakan selama empat tahun dan terus istiqamah digelar setiap bulan. Ini merupakan ikhtiar kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan,” ujarnya.

Menurut Datuk Seri Taufik , zikir bukan sekadar amalan ibadah, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya tak benda yang hidup dan berkembang dalam tradisi Melayu.

“Di dalam kebudayaan Melayu, zikir memiliki kedudukan yang penting. Ia merupakan bagian dari budaya tak benda yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Karena itu, tradisi ini harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Datuk Seri Taufik

Ia menambahkan, LAMR berkomitmen menjadikan majelis zikir sebagai ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta menjaga jati diri Melayu yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Riau, Helmi D, mengapresiasi konsistensi LAMR dalam menyelenggarakan Majelis Zikir sebagai upaya memperkuat karakter masyarakat Melayu yang religius.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya memerlukan kemajuan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar pembangunan harus disertai doa kepada Allah SWT. Pemerintah Provinsi Riau mendukung berbagai upaya pelestarian adat dan budaya yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Bagikan

Lihat Juga

Hari Kedua Pelatihan BMR LAMR Riau: Hadirkan Pertunjukan Tradisi Lisan dan Penguatan Kurikulum Kreatif ​

lamriau.id-Pangkalan Kerinci,  Memasuki hari kedua, Selasa, 7 Juli 2026 Pelatihan Penguatan Keterampilan Guru Budaya Melayu ...