Beranda / Syahdan / Petuah Amanah Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR dalam Majelis Penabalan Gelar Kehormatan Adat kepada YM Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo

Petuah Amanah Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR dalam Majelis Penabalan Gelar Kehormatan Adat kepada YM Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo

Dalam adat budaya Melayu pula, kehidupan berbangsa dan bernegara diibaratkan sebagai pelayaran sebuah kapal, di Riau disebut Lancang Kuning. Pemimpinnya adalah nakhoda, melayarkan kapal menuju pantai cita-cita. Kepiawaian pemimpin—sang  nakhoda—sangat menentukan keselamatan dan keberhasilan pelayaran itu. Kita di Riau merekamkan ingatan kolektif pemimpin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini melalui syair lagu Lancang Kuning: Lancang Kuning berlayar malam – Haluan menuju ke laut dalam – Kalau nakhoda kuranglah faham – Alamat kapal akan tenggelam // Lancang Kuning menentang badai – Tali kemudi berpilin tiga – Selamat kapal menuju pantai – Pelaut pulang dengan gembira.

Bagikan

Lihat Juga

Meneroka Mantera “Kandung Semangat”, Memperkukuh Jati Diri

Meneroka Mantera “Kandung Semangat”, Memperkukuh Jati Diri Oleh Hang Kafrawi Orang Melayu terdahulu sangat menghargai ...