“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa MTQ bukan hanya tentang tilawah dan perlombaan, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam sejarah, budaya, pemerintahan, adat, dan kehidupan masyarakat Melayu,” kata Zulkarnain.
Tak kalah menarik, kontingen Kabupaten Kampar juga tampil memukau dengan menghadirkan nuansa syiar Islam yang berpadu dengan keberagaman budaya dan tradisi daerah.
Sepanjang rute pawai, berbagai ornamen khas Kampar ditampilkan. Mulai dari simbol adat, seni budaya, hingga kekayaan tradisi masyarakat, semuanya dirangkai dalam satu kesatuan yang merefleksikan kearifan lokal Negeri Serambi Mekkah Riau itu.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau