Beranda / Kabar / BRIN Jajaki Kerja Sama dengan LAMR
Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Dr Herry Jogaswara MA.(F-IST)

BRIN Jajaki Kerja Sama dengan LAMR

LAMR – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjajaki kerja sama dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau dalam berbagai penelitian, terutama yang berkaitan dengan bahasa, tradisi lisan dan komunitas. Peneliti BRIN di Riau, Dr Fatmawati Adnan, diminta menjadi penghubung kedua lembaga untuk sinergitas itu.

Demikian kesimpulan pertemuan zoom antara BRIN dengan LAMR, Kamis (19/1/2023). Dari BRIN tampak Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra Dr Herry Jogaswara MA, Kepala Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas Ade Mulyanah SPd MHum, dan sejumlah peneliti di lembaga yang langsung berada di bawah Presiden tersebut.

Sedangkan dari LAMR terlihat Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil beserta pengurus lainnya, seperti Dr Elmustian Rahman, Dr Sudirman Somari, Syaiful Anuar MPd, termasuk Dr Fatmawati Adnan yang juga Penyelaras Penelitian dan Pengembangan LAMR.

Sebelumnya, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, LAMR sendiri sebetulnya sangat peduli dengan penelitian dan pengkajian. Pasalnya, masih banyak khazanah Melayu Riau yang belum tergali. Padahal penggalian tersebut amat perlu untuk menjulang fungsi LAMR yang antara lain melestarikan dan mewarisi khazanah adat.

Dia mencontohkan tentang peradaban purba 10-40.000 SM yang ditemukan oleh suatu tim dari Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 2009 lalu, namun belum diteliti secara maksimal. Padahal peradaban ini diduga seangkatan dengan Sangiran, Jawa Tengah (Jateng). Begitu juga sistem kekerabatan dan pemerintahan yang multi dimensional, seperti adanya penyatuan antara sistem adat dengan monarki.

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN  Dr Herry Jogaswara mengatakan, soal kekayaan khazanah Melayu Riau tak perlu diragukan. Oleh karena itu, BRIN bisa bekerja sama dengan LAMR untuk menggali kekayaan tersebut berdasarkan skala prioritas.

“Jadi, harus cepat kita lakukan. Cari prioritasnya, segera kita susun program bulan depan ini,” kata Herry seraya menambahkan, pertengahan tahun, kegiatan ini sudah dapat dievaluasi untuk mengambil langkah berikutnya.

Tak lupa pula Dr Herry menerangkan kemungkinan skema kerja sama seperti soal pembiayaan. Begitu juga soal pelibatan instansi lain seperti Dinas Kebudayaan.

Humas LAMR

Lihat Juga

LAMR Provinsi Keluarkan Warkah Petuah Amanah Soal LGBT

Lamriau.id-Pekanbaru, Setelah melalui perbincangan yang mendalam melalui musyawarah dan pendapat, Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!