“LAMR tentu menyambut baik silaturahmi ini. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga marwah Melayu, memperkuat persaudaraan, dan saling memberikan tunjuk ajar. Organisasi boleh berbeda, tetapi tujuan kita hendaknya tetap sama, yaitu menjaga Melayu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Datuk Rustam.
Menurutnya, kebangkitan kembali LMR diharapkan dapat menjadi energi positif bagi gerakan kemelayuan di Riau. Ia juga mengingatkan agar setiap langkah organisasi tetap mengedepankan adat, persatuan, serta kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai perbedaan organisasi membuat kita terpecah. Justru dengan kebersamaan, kekuatan masyarakat Melayu akan semakin besar,” tambahnya.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau