“Sangat suatu kehormatan bagi kami yang sudah berkenan menerima kami. Semoga ini tidak hanya silaturahmi, namun bisa kerja sama dalam berbagai hal sehingga kami mendapat dukungan dalam menjalankan program kami,” ujar Rudy.
Rudy mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 16.700 warga binaan di Riau. Jumlah tersebut telah melebihi kapasitas lembaga pemasyarakatan, dengan kasus narkoba menjadi salah satu perkara yang dominan.
Menurutnya, pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk tokoh adat.
Selain menjalani hukuman, warga binaan perlu dibantu untuk menyadari kesalahan, mendapatkan pembinaan kerohanian dan keterampilan, serta dipersiapkan kembali ke tengah masyarakat. “Kami perlu dukungan para datuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan,” katanya.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau