Beranda / Kabar / LAMR PRIHATIN DUGAAN PENGKRIMINALISASI BUDAYAWAN MELAYU RIDA

LAMR PRIHATIN DUGAAN PENGKRIMINALISASI BUDAYAWAN MELAYU RIDA

Baik Datuk Seri Marjohan dan Datuk Taufik mengatakan, ujung tombak aktivitas Rid itu adalah Riau Pos yang dibinanya dari nol. “Sebagai wartawan Kompas waktu Rida membangun RP, saya saksi hidup bagaimana bertungkus lumus dia berbuat untuk RP, tanpa suplai memadai dari Jawa Pos sebagai induknya,’ kata Datuk Seri Taufik.

Kazaini mengatakan, persoalan timbul setelah manajemen Riau Pos berubah karena komposisi saham tahun 2017. Rida memperjuangkan hak-hak karyawan dan pengelola sebelumnya yang harus diselesaikan oleh manajemen baru, termasuk beberapa kebijakan yang tidak sesuai alur patutnya.

“Tapi justru beliau dilaporkan penggelapan uang, itu pun bukan di Polda Riau tetapi di Mabes Polri. Padahal pengelolaan Riau Pos yang dikelola Rida, sudah di audit secara ketat, ” kata Kazaini.

Bagikan

Lihat Juga

Ketika Tanah Ulayat Melayu Riau dan Kutai Bersuara di Senayan

lamriau.id-Pekanbaru, Di tengah gemerlap Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6), yang menggema bukan sekadar sengketa ...