Tunjuk Ajar Melayu Pakaian Batin Pemimpin (4) Keteladanan yang ilmunya boleh berguru yang cakapnya boleh dikakap yang mulutnya boleh diikut yang perangainya boleh dipakai yang temoohnya boleh dicontoh yang hatinya boleh diuji yang lakunya boleh ditiru yang taatnya menahan pahat yang setianya menahan coba yang ...
SelengkapnyaD4tuk
Sambut Malam Tujuh Likur, LAMR Adakan Buka Bersama
lamriau.id- Pekanbaru, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Provinsi Riau, melaksanakan buka puasa bersama yang digelar pada Rabu (26/3), di Balai Adat, Jalan Diponegoro No.39, Pekanbaru. Helat ini menghadirkan penceramah Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Ustadz H. M Zulhusni Domo gelar Datuk Bagindo Sati. ...
SelengkapnyaPakaian Batin Pemimpin 3 – Tunjuk Ajar Melayu
Tunjuk Ajar Melayu Pakaian Batin Pemimpin (3) Akalbudi yang berumah dalam musyawarah yang bertempat dalam mufakat yang berdiri dalam budi yang tegak dalam syara’ yang duduk dalam khusyu’ yang memandang dengan undang yang melihat dengan adat yang mendengar dengan tunjuk-ajar yang berkata dengan sunnah yang ...
SelengkapnyaKisah dari Tapung – Tanjung Tompat Sinyonang
Tanjung Tompat Sinyonang Diceritakan kembali oleh: Syaiful Anuar Mukhaddimah , tanjung merupakan tanah (ujung) atau daratan yang menganjur ke laut, danau, atau sungai. Tompatadalah istilah atau kata lain untuk penamaan pusara, makam, atau kubur. Istilah tompat digunakan untuk menyebutkan makam orang yang ternama atau orang ...
SelengkapnyaPakaian Batin Pemimpin 2 – Tunjuk Ajar Melayu
Tunjuk Ajar Melayu Pakaian Batin Pemimpin (2) Aturan yang dikatakan pemimpin: memakai sifat yang bersifat memakai syara’ dengan sunnah memakai adat dengan lembaga memakai hukum dengan undangnya memakai ico dengan pakaiannya
SelengkapnyaPakaian Batin Pemimpin – Tunjuk Ajar Melayu
Tunjuk Ajar Melayu Pakaian Batin Pemimpin Lurus dan jujur yang dikatakan pemimpin: berkata lurus bercakap benar lurusnya tahan dibidik benarnya menahan asak lurus hati lurus akal lurus niat lurus buat lurus lidah lurus tingkah lurus lahir lurus batinnya benar di mulut benar di hati benar ...
SelengkapnyaMengaktualkan Kembali Pola Pengasuhan Anak di Alam Melayu
Mengaktualkan Kembali Pola Pengasuhan Anak di Alam Melayu Oleh: Oleh: Jarir Mendodoi Anak Konsep dan pola pengasuhan anak selama ini banyak yang merujuk pada teori pendidikan di Eropa dan Amerika, padahal di negeri Melayu. ini kaya akan khazanah budaya pengasuhan anak (etno-parenting). Khazanah Etno-parenting Melayu perlu ...
SelengkapnyaRealisme Magis Pantang-larang Melayu Riau
Mengaktualkan Kembali Pola Pengasuhan Anak di Alam Melayu Oleh: Syaiful Anuar Syahdan Secara maknawi, realisme adalah paham atau ajaran tentang pemaknaan yang selalu bertumpu pada kenyataan(berwujud).H al-hal yang tidak berwujud dipandang sebagai ketiadaan atau tak dapat dimaknai. Kata magis pada hakikatnya tak berwujud. Magis hanya dapat ...
SelengkapnyaKisah dari Meranti – Sungai Suir dan Kera Bakal
Kisah dari Meranti SUNGAI SUIR DAN KERA BAKAL Dikisahkan kembali oleh Afrizal Cik Kononnya semasa dahulu, di Pulau Tebing Tinggi, Riau, terdapat suatu kampung yang sangat ramai penduduknya. Kampung ini bernama Kampung Suir. Tanahnya yang subur membuat ramai orang berminat untuk bercocok tanam. Lautnya yang banyak ...
SelengkapnyaSASTRA LISAN DAN KESADARAN ‘RUANG’
SASTRA LISAN DAN KESADARAN ‘RUANG’ Oleh: Alvi Puspita Rindu Berbilang Rindu “Tapo-apo kojo Waang ma. Samo jo menelanjangi kami Waang go!” Kami pun tertawa mendengar cerita Pak Salman (maestro Pantun Atui) saat kami mengunjungi beliau di Desa Binuang, Bangkinang. Dulu, saat Pak Salman masih muda ...
Selengkapnya