Tanjak Dua Sejumbai
Tanjak Dua Sejumbai Dua jumbai menutup telinga Jumbai tidak panjang sangat Panjang menyentuh-nyentuh leher Tiga susun kain berlipat Bertabur berbenang emas Pakaian orang-orang patut Yang dibawa dalam gelanggang
SelengkapnyaTanjak Dua Sejumbai Dua jumbai menutup telinga Jumbai tidak panjang sangat Panjang menyentuh-nyentuh leher Tiga susun kain berlipat Bertabur berbenang emas Pakaian orang-orang patut Yang dibawa dalam gelanggang
SelengkapnyaTanjak Daun Sehelai Sehelai daun di kiri Sehelai di puncak destar Yang melipat ditiup angin Yang bergoyang kalau melangkah Tiga lingkar belit berlapis Bertabur berbenang emas Pakaian orang patut-patut Dalam helat dalam jamuan
SelengkapnyaTanjak Daun Kacang Kacang berjumpai ke belakang Pucuk berbentuk pucuk kacang Mengelipat ke sebelah kanan Bagai layar patah tiang Pakaian orang patut-patut Yang dibawa ke helat jamu Atau bermain dalam gelanggang
SelengkapnyaPengantar Hampir setahun almarhum Tengku Nasaruddin Said Effendy atau Tenas Effendy meninggalkan kita. Beliau yang dilahirkan di Dusun Tanjung Malim, Pelalawan, Riau pada 9 November 1936, berpulang ke haribaan Allah, di Pekanbaru pada 28 Februari 2015 dalam usia 78 tahun. Sebagai tokoh terbilang di Alam ...
SelengkapnyaSeni pertunjukan tradisional Orang Kuantan-Singingi Pengertian ”Randai Kuantan” adalah teater rakyat yang popular di dalam kehidupan masyarakat Kuantan-Singingi, Riau. Pertunjukannya memadukan cerita yang disajikan melalui kisahan (narasi) dan cakapan (dialog), dengan musik (instrumen dan vokal), dan tarian joget. Randai Kuantan dipertunjukkan dan dinikmati dalam suasana ...
SelengkapnyaSetakat manakah sumbangan rumpun Melayu kepada kemajuan jagat? Kita belum pernah mendengar tokoh Melayu yang menerima Hadiah Nobel, saintis atau pereka (inventor) yang hebat. Padahal, rumpun Melayu dilaporkan lebih 300 juta jiwa di rantau ini saja. Selengkapnya…
SelengkapnyaLembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengisytiharkan seri Syarahan Mengenang Tenas Effendy (Tenas Effendy Memorial Lecture). Kegiatan ini semula dirancang diadakan sekali setahun, sempena haul Allahyarham Tenas Effendy (28 Februari). Namun, mulai tahun ini, syarahan dengan ‘arasy kajian terhadap karya-karya yang diwariskan Tenas Effendy tersebut dapat ...
SelengkapnyaBalai Sawang atau portal LAM Riau diluncurkan bersamaan dengan helat Haul Tenas Effendi 2017. Peluncuran itu dilakukan di Balai Adat LAM Riau pada Selasa, (28/2). Keberadaan Balai Sawang LAM Riau itu dimaksudkan untuk memberikan data-data dan informasi terkait dengan kebudayaan Melayu. Sebagaimana yang disampaikan Ketua ...
Selengkapnya“Mengenang Sang Penjaga Melayu” Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menaja haul Tenas Effendi tahun 2017. Helat ditaja bertepatan dengan hari wafatnya almarhum pada 28 Februari 2015 lalu. Tahun ke dua pelaksanaan haul ini digelar di Balai LAM Riau yang dihadiri oleh tetamu undangan, tampak hadir ...
SelengkapnyaWarkah Amaran No. B-180 Tahun 2015 Tentang Asap dan Karhutla
Selengkapnya