Dengan demikian, warisan budaya tidak hanya tersimpan dalam catatan sejarah, tetapi tetap dikenal dan dipraktikkan di tengah masyarakat.
Helfiskar berharap LAMR Provinsi Riau dapat menjadikan Arak-arakan Keberagaman sebagai agenda rutin setiap tahun, dengan melibatkan lebih banyak daerah dan menampilkan tradisi yang masih terjaga keasliannya.
“Ke depannya, kegiatan ini dapat dijadikan event tahunan LAMR Provinsi Riau sehingga mampu membangkitkan kembali budaya dan adat yang hampir punah. Berbagai budaya dan adat yang masih orisinal dapat ditampilkan agar generasi muda mengenalnya,” ujarnya.
Melalui keterlibatan Rohul dalam perhelatan HKN 2026 ini, Helfiskar berharap semangat menjaga adat dan budaya semakin kuat, sekaligus mempererat persatuan masyarakat di tengah keberagaman etnis yang menjadi kekayaan Provinsi Riau.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau