Beranda / Kabar / Ikut Arak-arakan HKN, Perempuan LAMR Semangat Melestarikan Budaya Daerah

Ikut Arak-arakan HKN, Perempuan LAMR Semangat Melestarikan Budaya Daerah

lamriau.id-Pekanbaru, Semangat perempuan Melayu dalam merawat warisan leluhur akan mewarnai Arak-arakan Keberagaman, Persebatian Antar Etnis di Riau yang diinisiasi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berkolaborasi dengan BKOW, FPK, dan BPK, dalam rangka Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026.

Perempuan LAMR bersama mitra organisasi perempuan Melayu dari berbagai kabupaten dan kota di Riau diperkirakan melibatkan sekitar 250 personel. Mereka akan tampil dengan busana adat Melayu, kebaya laboh kekek, tudung manto, kain dan selendang songket, sekaligus membawa beragam ekspresi budaya daerah.

Ketua Perempuan LAMR, Puan Dinawati, mengatakan penampilan tersebut menjadi bentuk komitmen perempuan Melayu untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan daerah di tengah keberagaman masyarakat Riau.

Tak hanya menampilkan busana tradisional, rombongan ini juga akan membawa parade menjunjung jambau dan Baju Bekudung, serta menampilkan kesenian tradisional Kampar, gubano bedikiu.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap muncul semangat untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu Riau bersama keberagaman budaya daerah Nusantara yang ada di Provinsi Riau,” kata Puan Dinawati.

Adapun peserta yang diperkirakan mencapai 250 orang tersebut berasal dari sejumlah organisasi perempuan Melayu dan kelompok budaya di berbagai daerah.

Rinciannya, Puan Melayu Pekanbaru sebanyak 30 orang, Perhimpunan Siompu Kampar di Pekanbaru 50 orang, Puan Melayu Rokan Hilir 15 orang, Puan Melayu Bengkalis 15 orang, Puan Melayu Siak 30 orang, Puan Melayu Kepulauan Meranti 20 orang, Puan Melayu Rokan Hulu 30 orang, IMMK/Mondek Kuantan Singingi 15 orang, serta Daghe Indragiri Hilir 30 orang.

Menurut Puan Dinawati, keterlibatan perempuan dari berbagai daerah ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan kebersamaan dan kerja sama. Setiap daerah memiliki kekhasan tradisi yang menjadi identitas masyarakatnya dan merupakan bagian dari kekayaan budaya Riau.

Puan Dinawati berharap Arak-arakan Keberagaman tidak hanya menjadi perayaan dalam rangka HKN, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkelompok budaya, membangun persatuan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah perbedaan.

“Semoga terjalin kerja sama dan persatuan antarkeberagaman budaya yang ada di Provinsi Riau,” ujarnya.

Puan Dinawati juga berharap perempuan Melayu di seluruh Riau semakin aktif menggerakkan upaya pelestarian budaya di daerah masing-masing. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya.

“Perempuan Melayu Riau diharapkan semakin bergerak untuk meningkatkan semangat mengembangkan budaya daerah masing-masing sebagai pondasi dan jati diri untuk menguatkan identitas sebuah negeri,” ucapnya.

Bagikan

Lihat Juga

Etnis Batak dari Tabagsel Mengarak Pengantin di Arak-arakan Keberagaman LAMR

lamriau.id-Pekanbaru, Iringan Gordang Dua dan tortor bakal mewarnai Arak-arakan Keberagaman, Persebatian Antar Etnis di Riau ...