Beranda / Kabar / PSMTI Riau Dukung Pelestarian Keberagaman Budaya, Atraksi Barongsai Meriahkan HKN

PSMTI Riau Dukung Pelestarian Keberagaman Budaya, Atraksi Barongsai Meriahkan HKN

lamriau.id-Pekanbaru, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian keberagaman kebudayaan dengan menyiapkan 20 personel untuk atraksi barongsai dalam Arak-arakan Keberagaman, Persebatian Antar Etnis di Riau, dalam rangka Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026.

Koordinator PSMTI Riau, Hasan Lim, Kami (15/10/2026), mengatakan partisipasi tersebut merupakan bentuk komitmen masyarakat Tionghoa untuk ikut menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat Riau.

Melalui atraksi barongsai, PSMTI Riau ingin menunjukkan bahwa budaya Tionghoa merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia yang patut dihargai, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda.

“Harapan kami, melalui kegiatan arak-arakan yang diinisiasi LAMR ini, keberagaman budaya di Provinsi Riau semakin dikenal, dihargai, dan dilestarikan,” demikian disampaikan Hasan.

Arak-arakan Keberagaman tersebut diinisiasi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dengan berkolaborasi bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan BPK.

Menurut Hasan Lim, atraksi barongsai bukan sekadar hiburan, melainkan ekspresi seni dan tradisi Tionghoa yang mengandung nilai semangat, keberanian, kebersamaan, serta harapan akan keberuntungan. Gerakan barongsai yang dinamis dengan iringan tabuhan drum dan simbal juga menjadi daya tarik tersendiri dalam memperkenalkan kebudayaan kepada masyarakat.

Hasan Lim berharap kegiatan HKN ini menjadi ruang perjumpaan berbagai etnis dan paguyuban untuk saling mengenal, menghormati tradisi masing-masing, serta mempererat persatuan di tengah keberagaman.

Hasan Lim menegaskan, perbedaan suku, adat, dan tradisi bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekayaan yang perlu dirawat bersama sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Melalui arak-arakan ini, kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman suku, adat, dan tradisi bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekayaan yang mempersatukan,” ujarnya.

PSMTI Riau berharap semangat pelestarian kebudayaan tidak berhenti pada perayaan HKN semata, tetapi terus tumbuh melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Dengan begitu, toleransi, kerukunan antaretnis, dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin kuat.

Bagikan

Lihat Juga

Rohul Turunkan Tim Penuh, Kerajaan Lima Luhak hingga Tari Cegak Meriahkan Arak-arakan Keberagaman LAMR

lamriau.id-Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) siap menampilkan kekayaan adat dan budayanya dalam Arak-arakan Keberagaman, Persebatian ...