Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan para saksi di persidangan, pihak yang memerintahkan panen, penjualan TBS, serta menerima dan mengelola hasil penjualan bukanlah Datuk Bahar Kamil maupun Sudirman Kamil.
Sementara itu, Advokat Muhammad Jamil, S.H., menilai unsur pencurian dalam perkara ini tidak terpenuhi. Ia mengungkapkan fakta persidangan bahwa pada Desember 2023, Parlin menunjukkan bukti penjualan sawit sebanyak 126.900 kilogram, jumlah yang lebih tinggi dibandingkan Agustus 2023 yang hanya 71.560 kilogram.
“Kalau memang terjadi pencurian, seharusnya hasil penjualan sawit menurun. Fakta persidangan justru menunjukkan peningkatan,” ujar Jamil.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau