“Dari paguyuban, kami menampilkan pawai pakaian adat Madya Bali dengan kain songket khas Bali,” kata Putu Andi.
Menurutnya, Arak-arakan Keberagaman bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan kekhasan budaya masing-masing etnis, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarpaguyuban yang perlu terus dijaga.
Putu Andi berharap pertemuan berbagai kelompok etnis dalam kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan saling pengertian di tengah masyarakat Riau yang beragam.
Putu Andi juga mengatkan kegiatan HKN yang diinisiasi LAMR tidak berhenti sebagai acara seremonial semata. Ke depan, kegiatan tersebut perlu dikembangkan melalui berbagai bentuk aktivitas kebudayaan lainnya agar interaksi antarpaguyuban semakin erat.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau