Beranda / Kabar / Alhamdulillah, Revitalisasi Istana Siak dan Balairung Sri Dimulai

Alhamdulillah, Revitalisasi Istana Siak dan Balairung Sri Dimulai

Afni menjelaskan, anggaran revitalisasi bersumber dari APBN sehingga pemerintah daerah tidak perlu mengalokasikan anggaran dari APBD untuk pekerjaan tersebut.

Selama proses pengerjaan, kedua lokasi bersejarah yang selama ini menjadi tujuan kunjungan wisatawan itu akan ditutup sementara selama 60 hari kerja.

Meski demikian, wisatawan yang datang ke kawasan tersebut masih dapat mengabadikan dokumentasi dari luar bangunan.

Afni berharap proses revitalisasi berjalan lancar sehingga kedua bangunan bersejarah itu dapat kembali dikunjungi masyarakat dan wisatawan dengan kondisi yang lebih baik.

Revitalisasi ini, ungkap Afni, bukan semata-mata untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam merawat peninggalan sejarah Kesultanan Siak.

Bagikan

Lihat Juga

Bahas Pengembangan Candi Muara Takus, LAMR Tekankan Pelibatan Masyarakat dan Kesejahteraan Warga

lamriau.id-Pekanbaru, Pengembangan kawasan Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, tak cukup hanya berfokus pada ...