Beranda / Kabar / Sekitar 2.000 Peserta dari 42 Paguyuban Meriahkan Arak-arakan Keberagaman HKN di Riau

Sekitar 2.000 Peserta dari 42 Paguyuban Meriahkan Arak-arakan Keberagaman HKN di Riau

lamriau.id-Pekanbaru, Telepon genggam Koordinator Panitia Peringatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026 di Riau, Toni Wardiansyah, berkali-kali berdering, Kamis (15/10/2026). Di ujung telepon, para pengurus paguyuban memastikan kesiapan mereka untuk ambil bagian dalam Arak-arakan Keberagaman, Persebatian Antar Etnis di Riau yang digelar Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Di tengah kesibukan rapat mematangkan persiapan di Balai Adat LAMR, Toni menyebutkan sedikitnya 2.000 peserta dari 42 paguyuban di Riau akan meramaikan kegiatan tersebut.

“Sekitar 2.000 peserta dari 42 paguyuban yang ada di Riau,” kata Toni seraya menyeka keringat di dahinya.

Kamis itu menjadi momentum finalisasi persiapan HKN. Tak hanya memastikan jumlah peserta, panitia juga mematangkan susunan penampilan kelompok etnis yang akan mengisi panggung utama.

Toni mengatakan, sejauh ini sudah terdata tujuh etnis yang akan tampil di panggung utama. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring persiapan yang terus berjalan.

“Ada tujuh etnis yang tampil pada panggung utama nanti. Jumlah ini bisa bertambah lagi,” ujarnya.

Bagi Toni, antusiasme puluhan paguyuban menjadi hal yang membanggakan. Partisipasi mereka bukan semata-mata untuk memeriahkan peringatan HKN, melainkan juga menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat di tengah keberagaman.

Menurutnya, semangat itu terlihat dari kesediaan para pengurus dan anggota paguyuban untuk terlibat secara sukarela dalam kegiatan yang digagas LAMR tersebut.

“Ini kegiatan pertama kali dilaksanakan, tetapi antusiasme para paguyuban sangat luar biasa. Keberagaman ini memang terasa bahwa menjadi kekuatan kita,” ungkapnya.

Arak-arakan Keberagaman yang merupakan rangkaian peringatan HKN di Riau diinisiasi LAMR Provinsi Riau dengan berkolaborasi bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan BPK, dalam rangka HKN 2026.

Melalui kegiatan ini, berbagai kelompok etnis dan paguyuban diberi ruang untuk memperkenalkan seni, adat, busana, serta tradisi masing-masing. Lebih dari sekadar pertunjukan budaya, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang perjumpaan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat di Provinsi Riau.

Bagikan

Lihat Juga

Rohul Turunkan Tim Penuh, Kerajaan Lima Luhak hingga Tari Cegak Meriahkan Arak-arakan Keberagaman LAMR

lamriau.id-Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) siap menampilkan kekayaan adat dan budayanya dalam Arak-arakan Keberagaman, Persebatian ...