“Kita berharap naskah kuno Syair Perang Siak terpilih sebagai Naskah nusantara, dan akan diumumkan dalam penganugerahan pada 15 September 2026, saat Hari Kunjung Perpustakaan. Ini akan menjadi pengkajian, dan pemanfaatan warisan dokumenter kita,” ringkasnya.
Masuknya Syair Perang Siak dalam daftar rekomendasi menempatkan warisan dokumenter dari Siak sejajar dengan sejumlah naskah penting dari berbagai daerah di Indonesia, seperti naskah-naskah Skriptorium Merapi-Merbabu, karya-karya KH Ahmad Rifa’i, Babad Besuki, Cerita Aji Saka, karya Syekh Abdus Somad al-Falimbani, Hukum-Hukum Pelayaran Amanna Gappa, serta Sestra Ageng Adidarma.
LAMR Lembaga Adat Melayu Riau